Mar 30

Pemkab Cilacap Gelar Musrenbang RKPD 2018

Cilacap-Bappelitbangda. Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Cilacap dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Cilacap Tahun 2018. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Griya Patra Jl. Juanda Cilacap, Kamis 30/03/2017

Musrenbang dibuka secara resmi oleh Bupati Cilacap Tato Suwarto Pamuji. Hadir dalam acara tersebut unsur FORKOPIMDA Kabupaten Cilacap, perwakilan dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah, unsur pimpinan DPRD Kabupaten Cilacap, Kepala Balai dan Instansi Vertikal di Kabupaten Cilacap,dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di Lingkungan Pemkab Cilacap, Ormas, LSM, Organisasi wanita, media dan dunia usaha serta perwakilan dari Bappeda Kabupaten Tetangga yang berbatasan dengan Kabupaten yaitu Kepala Bappeda Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Brebes, Kuningan, Ciamis, Pangandaran dan Kota Banjar.

Dalam sambutannya Bupati menegaskan bahwa Musrenbang ini mempunyai kedudukan yang sangat penting dan strategis untuk membahas kebijakan dan prioritas pembangunan di Kabupaten Cilacap satu tahun kedepan. Musrenbang juga merupakan sebuah forum koordinasi antar pemangku kepentingan yang dilakukan pada awal proses pembangunan, untuk merumuskan kebijakan pembangunan daerah, yang muara akhirnya adalah tersusunnya Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2018.

RKPD yang akan diusun pada hakekatnya merupakan penjabaran operasional tahunan pada masa transisi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Cilacap Tahun 2012-2017, karena RPJMD 5 (lima) tahun mendatang belum ditetapkan.

Dalam dokumen Rancangan RKPD Kabupaten Cilacap dimaksud, juga telah ditetapkan arah kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada pencapaian Visi Pemerintah Kabupaten Cilacap Tahun 2012 – 2017, yaitu ” Menjadi Kabupaten Cilacap yang Sejahtera Secara Merata” yang akan dilanjutkan pada periode berikutnya.

Sebagai implementasi dari Visi Kabupaten Cilacap lanjut Bupati,  kebijakan prioritas pembangunan daerah  tahun 2018  diarahkan untuk mengatasi beberapa permasalahan pada RPJMD Kabupaten Cilacap  dengan prioritas :

  1. Penguatan percepatan penanggulangan kemiskinan melalui upaya pengurangan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan dan pemberdayaan ekonomi mikro dan kecil untuk masyarakat miskin,
  2. Penguatan ketahanan pangan dan energi yang idukung pembengunan pertanian dalam arti luas serta pengembangan an pemanfaatan energi secara berkelanjutan,
  3. Pemantapan pembangunan infrastruktur dengan memperhatikan keberlanutan sumberdaya alam dan lingkungan serta pengurangan resiko bencana,
  4. Penguatan daya saing ekonomi daerah yang berbasis pada potensi unggulan daerah dan berorientasi pada ekonomi kerakyatan
  5. Penguatan kualitas dan kompetensi sumberdaya manusia di berbagai bidang dan cakupan layanan sosial dasar,
  6. Pemantapan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik

Adapun Kebijakan Prioritas dimaksud juga dalam rangka mensukseskan  implementasi 4 (empat) pilar Bangga mBangun Desa yang dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 76 Tahun 2011 tentang Gerakan Bangga Mbangun Desa yaitu pilar Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Lingkungan Sosial Budaya. Dengan Bangga Mbangun Desa diharapkan dapat menjadi akselerator pelaksanaan pembangunan di segala lini.

 Di samping itu perlu diantisipasi pula prioritas program kegiatan yang memerlukan perhatian dan komitmen bersama, guna mendukung sinergitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten, antara lain : Penyediaan dana pendampingan untuk program/kegiatan diberbagai sektor melalui dana DAK, Tugas Pembantuan dan Bantuan Keuangan  Kabupaten dari Provinsi  serta Program kerjasama lintas daerah/wilayah .

Itulah beberapa prioritas pembangunan Kabupaten Cilacap ke depan yang harus didukung oleh semua stakeholders pembangunan daerah, baik pemerintah, masyarakat, maupun swasta (misalnya melalui program Corporate Social Responcibility / CSR), karena pada dasarnya keberhasilan pembangunan ini merupakan tanggungjawab semua pihak.

Bupati juga mengajak semua komponen penyelenggara pembangunan daerah untuk bisa lebih memacu diri masing-masing karena tantangan yang akan dihadapi kedepan akan semakin menjadi lebih berat dan semakin kompleks. Kemudian rencana kerja pemerintah daerah yang disusun berdasarkan hasil kesepakatan musrenbang RKPD yang dilaksanakan hari ini akan menjadi bahan bagi penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA)  dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) serta Rancangan APBD Kabupaten Cilacap Tahun Anggaran 2018 yang akan datang.

Kemudian ada pula penyampaian paparan oleh GM Pertamina RU IV Cilacap mengenai pembangunan infrastruktur dalam mendukung kebijakan ketahanan energi nasional berupa Proyek Langit Biru Cilacap/ PLBC dan Refinery Development Master Plan/ RDMP, yang rencananya akan mulai dilaksanakan pada tahun 2017 ini.

Musrenbang diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Musrenbang oleh perwakilan peserta.(nug)

Leave a Reply

Your email address will not be published.